Pemerintah Kabupaten Bondowoso Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan,Bupati Bondowoso, H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Hendri Widotono, S.Pt,.M.P. menghadiri kegiatan Pengobatan massal hewan ternak yang berlangsung di Desa Bajuran, Kecamatan Cermee.Hadir Juga Forkopimcam dan Seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Cermee.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso, Hendri Widotono, S.Pt,.M.P menjelaskan bahwa kegiatan Pengobatan Massal Ternak antara lain Pemeriksaan kebuntingan, Inseminasi Buatan (IB), serta pemeriksaan gangguan produksi. dari sektor Peternakan dengan populasi 145.577 ekor sapi, Bondowoso tercatat sebagai 10 besar Kabupaten dengan populasi Sapi terbanyak di Jawa Timur.
Bupati Bondowoso menegaskan bahwa pengobatan massal ternak menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di daerah terpencil. Program ini juga melibatkan tenaga profesional bidang peternakan,Bidang Keswan dan Kesmavet , seperti Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, dan Inseminator.
Dalam kegiatan tersebut Bupati Bondowoso juga menyerahkan sejumlahbantuan kepada Kepala Desa dan Peternak berupa Bibit Ikan,Sertifikat TE, dan Paket Inseminasi Buatan (IB). Selain itu Bupati juga meresmikan kandang ayam petelur milik BUMDes Bajuran Jaya, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan Pengobatan Massal Ternak yang berlangsung tadi pagi hingga siang di Desa Bajuran Kec.Cermee Tercatat
PKB = 28 sapi
IB = 7 sapi, 3 domba
ATR = 4 sapi
Pengobatan = 2 kambing PE, 25 domba EG, 144 sapi
TOTAL = 213 ekor
Senin,10 November 2025