Bondowoso-Rabu 24 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Peternakan dan Perikanan kembali menggelar Expo Peternakan dan Kontes Ternak 2026 di Pasar Hewan Desa Selolembu Kec.Curahdami Sebagai bagian dari rangkaian Festival Muharram 1448 H. Kegiatan yang diikuti puluhan peternak dari berbagai wilayah Bondowoso ini menjadi ajang untuk menampilkan hasil pembinaan peternakan sekaligus mendorong peningkatan kualitas bibit ternak sapi di Kabupaten Bondowoso.
Exponak 2026 yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, S.E., perwakilan Forkopimda, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso Dra. Nunung Setianingsih, M.M., staf ahli bupati, kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Bondowoso. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Rangkaian acara tersebut diawali dengan kegiatan makan telur dan minum susu bersama yang diikuti tamu VIP dan para pengunjung sebagai kampanye peningkatan konsumsi protein hewani.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Beliau menegaskan bahwa Expo Ternak merupakan bagian penting dari Festival Muharram tahun ini yang bertujuan mendorong kemajuan sektor peternakan daerah.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid yang dibacakan oleh Plt. Asisten II Setda, Dra. Nunung Setianingsih, M.M., disampaikan bahwa Exponak merupakan bagian dari implementasi visi RPJMD Kabupaten Bondowoso Tahun 2025–2029 untuk mewujudkan Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing global, dan berbudaya melalui pembangunan ekonomi yang inklusif dan berbasis potensi lokal.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga berkomitmen untuk terus mengembangkan Exponak sebagai agenda tahunan daerah yang memiliki identitas kuat dan menjadi salah satu kalender event unggulan Kabupaten Bondowoso.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para petugas lapangan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan peternakan di Kabupaten Bondowoso, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memberikan penghargaan kepada tenaga teknis berprestasi yang telah menunjukkan kinerja, profesionalisme, dan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas peternakan di daerah.
Penghargaan tersebut diberikan kepada drh. Andre sebagai Medik Veteriner Berprestasi, Zuhria Nafisa sebagai Paramedik Veteriner Berprestasi, serta Indra Wijaya sebagai Inseminator Berprestasi. Ketiga penerima penghargaan dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan hewan, pendampingan kepada peternak, serta mendukung keberhasilan program peningkatan mutu genetik ternak melalui pelayanan inseminasi buatan.
Tidak hanya memberikan penghargaan kepada petugas lapangan, panitia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta Expo Ternak sebagai bentuk penghormatan atas partisipasi dan semangat mereka dalam memajukan sektor peternakan Kabupaten Bondowoso. Seluruh peserta menerima Selendang Peserta Expo Peternakan dan Piagam Penghargaan sebagai simbol keikutsertaan dan dukungan terhadap pengembangan peternakan daerah.
Sementara itu, para pemenang Kontes Ternak 2026 memperoleh penghargaan berupa Selendang Juara, Piagam Penghargaan, Trofi, serta pakan konsentrat seberat 50 kilogram. Pemberian hadiah tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan, produktivitas, dan mutu genetik ternak yang mereka budidayakan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut para juara pada masing-masing kategori lomba.
Juara I diraih oleh Nomor 17 milik Bapak Junaedi dari Desa Tegaljati, Kecamatan Sumber Wringin dengan nilai 1.356. Posisi Juara II diraih Nomor 11 milik Bapak Putri dari Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok dengan nilai 1.336, sedangkan Juara III diraih Nomor 14 milik Bapak Khofidal dari Dusun Timur Sawah, Kecamatan Tenggarang dengan nilai 1.372.
Juara I berhasil diraih oleh Nomor 05 milik Bapak Darmo dari Desa Tamanan dengan nilai 1.428. Juara II diraih Nomor 01 milik Bapak Tayyib dari Dusun During, Kecamatan Klabang dengan nilai 1.244, sedangkan Juara III diraih Nomor 06 milik Bapak Mursid dari Desa Sumberanyar, Kecamatan Jambesari dengan nilai 1.148.

Juara I diraih Nomor 11 milik Bapak Erik Setiawan dari Dusun Krajan, Kecamatan Tapen dengan nilai 1.256. Juara II diraih Nomor 08 milik Bapak Samiudin dari Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan dengan nilai 1.148, sedangkan Juara III diraih Nomor 10 milik Bapak Supandi dari Desa Taman, Kecamatan Grujugan dengan nilai 1.140.
Pada kategori ini, Juara I diraih Nomor 02 milik Bapak Yunus dari Desa Sumberkemuning, Kecamatan Tamanan dengan nilai 1.448. Juara II diraih Nomor 05 milik Bapak Erik Setiawan dari Dusun Krajan, Kecamatan Tapen dengan nilai 1.420, sedangkan Juara III diraih Nomor 04 milik Bapak Asmar dari Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan dengan nilai 1.232.
Keberhasilan para peternak tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kualitas pemeliharaan ternak di Kabupaten Bondowoso. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan berbagai aspek teknis, di antaranya performa tubuh, kesesuaian umur, bobot badan, kondisi fisik, serta potensi genetik ternak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Sebagai puncak acara, panitia menetapkan Puskeswan Tamanan sebagai Juara Umum Kontes Ternak 2026. Prestasi tersebut diraih berkat keberhasilan para peternak binaannya yang mampu meraih juara di berbagai kategori perlombaan. Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh tim Puskeswan dalam mendampingi peternak, mulai dari pelayanan kesehatan hewan, reproduksi ternak, hingga penerapan manajemen pemeliharaan yang baik.
Expo Ternak dan Kontes Ternak 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, promosi, serta motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas usaha peternakan. Kegiatan ini mempertemukan peternak, pemerintah, penyuluh, tenaga kesehatan hewan, inseminator, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu wadah untuk saling berbagi informasi dan mendorong inovasi di bidang peternakan.
Melalui penyelenggaraan Expo Ternak dan Kontes Ternak 2026, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap kualitas genetik dan produktivitas ternak lokal terus mengalami peningkatan. Dengan dukungan pelayanan kesehatan hewan yang optimal, penerapan teknologi inseminasi buatan, serta pembinaan berkelanjutan kepada peternak, sektor peternakan diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat ekonomi daerah, sekaligus mewujudkan Kabupaten Bondowoso sebagai salah satu sentra peternakan unggulan di Jawa Timur.