Bondowoso 30 April 2026 - Kunjungan dan monitoring pasca banjir yang menyebabkan meluapnya kolam penampungan limbah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Sumber Wringin melakukan peninjauan langsung ke lokasi, yakni PT. Bumi Kironggo Joyo yang berada di Desa Rejoagung, Kecamatan Sumber Wringin. Perusahaan tersebut diketahui bergerak di bidang peternakan sapi serta pengolahan susu, yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat atas kejadian banjir yang berdampak pada meluapnya kolam penampungan limbah, yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi fasilitas pengolahan limbah, area peternakan, serta lingkungan di sekitar perusahaan guna memastikan dampak yang ditimbulkan dapat segera ditangani secara optimal.
.jpeg)
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pengelolaan limbah yang sesuai standar, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir. Ia juga mengingatkan pihak perusahaan agar meningkatkan kapasitas dan sistem pengamanan kolam penampungan limbah guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Selain itu, langkah mitigasi dan penanganan darurat harus selalu disiapkan sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko lingkungan.
Sementara itu, pihak Forkopimcam Kecamatan Sumber Wringin turut menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas sektor. Hal ini penting guna memastikan bahwa aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. Mereka juga mendorong adanya komunikasi aktif antara perusahaan, pemerintah, dan warga sekitar agar setiap potensi permasalahan dapat segera direspons secara bersama-sama.
Pihak manajemen PT. Bumi Kironggo Joyo menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk melakukan evaluasi serta perbaikan terhadap sistem pengelolaan limbah yang ada. Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan standar operasional, termasuk memperkuat infrastruktur penampungan limbah agar lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem.
Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Penanganan yang cepat dan tepat pasca kejadian banjir menjadi langkah penting untuk meminimalisir dampak yang lebih luas, sekaligus sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.